Mukjizat adalah salah satu kelebihan yang dipunyai oleh nabi. Nah, konon ini pembicaraan di persidangan antara Majelis hakim dengan nabi palsu.
Hakim 1 : Kalo bapak benar nabi… berarti bapak punya mukjizat dong?
Nabi Palsu : Mintalah sesukamu, apa saja..
Hakim 1 : Ini ada gembok, coba bapak buka tapi gak pake konci ya..
Nabi Palsu (dengan cueknya) : Lho, Saya bilang Saya ini nabi bukan tukang besi
Hakim 1 : @#$%^%^!
Hakim 2 : Ok, sekarang saya yang minta… Bapak masih ngaku nabi?’
Nabi Palsu (masih cuek) : Bukan mengaku. Saya ini memang nabi..
Hakim 2 : Coba sekarang bapak keluarkan dari bumi ini sebuah semangka
Nabi Palsu : Beri Saya waktu tiga hari
Hakim 2 (Ngotot, mbentak) : Gak bisa pak… sekarang juga!!
Nabi Palsu (melas) : Ah, pak Hakim ini bagaimana? Tuhan saja menumbuhkan semangka dalam waktu tiga bulan. Masak, pak Hakim tak mau menerima permohonan Saya yang tiga hari saja
Hakim 2 :@#$%^&!!!!
Hakim Ketua : Oooo… Jadi bapak masih ngaku sebagai nabi, ya?
Nabi Palsu: Bukan mengaku… Tadi sudah saya tegaskan, Saya memang nabi..
Hakim Ketua : OK… Setiap nabi, diutus kepada kaumnya. Lalu kepada siapa Anda diutus?
Nabi Palsu (masih ngeyel juga) : Bagaimana mau bilang. Polisi tidak memberi kesempatan kepada saya untuk pergi kepada kaum dimana saya diutus. Baru kemarin pagi diutus, sorenya Polisi sudah menangkap saya….
Hakim Ketua : @##$%^!!!!!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar